Kunjungan Tokoh Panutan Masyarakat sekaligus Pembinaan Ormas di Kecamatan Batulicin dan Kecamatan Sungai Loban

Pelaksanaan Kegiatan Kunjungan tokoh panutan masyarakat sekaligus pembinaan ormas tanggal 14 Februari 2019 di Kecamatan Batulicin dan Kecamatan Angsana:

1. Habib Sayyed Muhammad Alaydrus (Pekerjaan Wiraswasta). Beliau adalah Pembina Organisasi Ahlul Bait Indonesia (ABI) DPD Kabupaten Tanah Bumbu dan menjelaskan bahwa Keaktifan ABI di Tanah Bumbu sejak tahun 2014, dan kegiatannya adalah pengajian baca do’a rintihan setiap malam jum’at dan malam rabu (Tawassul) di jalan Cappa Padang dan Jalan Pelabuhan Ferry, dan Muktamar Kepengurusan ABI dilaksanakan 5 tahun sekali dan pada tahun 2019 akan dilaksanakan Muktamar di Jakarta. Selain itu kegiatan rutin yang dilaksanakan adalah training, aqidah, fiqih, tauhid, ahlaq, filsafat setiap bulan dan pertriwulan.

2. Irwan Habibullah (Pekerjaan Mubaliqh). Beliau menjelaskan bahwa Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) mempunyai jamaah sekitar 50 org termasuk anak-anak. Pengajian rutin setiap minggu malam di Mesjid Annaser yaitu pembacaan Al-Qur’an (terjemah dan tafsirannya), pembacaan Hadist (Riadhus Shalihin). Kepengurusan diganti setiap 3 tahun sekali dan tahun 2019 akan dilaksanakan Pembentukan Kepengurusan JAI. JAI sendiri tidak mempunyai kepengurusan provinsi, akan tetapi dari Pusat ke Cabang Daerah Tanah Bumbu, Tanah Laut, dan Banjarmasin. Sejarah terbentuknya Ahmadiyah asalnya dari India oleh Hadhuat Mirza Ghulam Ahmad as pada tahun 1889 dan ditahun 1925 Ahmadiyah masuk ke Indonesia. Anggota JAI tidak melarang untuk berpolitik tapi mengatasnamakan pribadi dan bukan atasnama organisasi JAI. Mata pencarian jamaahnya di Desa Sumber Makmur adalah mayoritas petani.

3. Safwan (Pekerjaan Petani Karet). Beliau adalah Tokoh Agama di Desa Sumber Makmur dan sebagai Ketua RW dan pengelola Mesjid Nurul Iman. Kegiatan rutinnya adalah pembaca doa pada kegiatan pengajian setiap malam jumat dengan jumlah jamaah sekitar 50 orang.

Harapan para tokoh tersebut adalah :
1. Mengharapkan memperhatikan keadilan bagi rakyat yg kurang mampu karena keadilan adalah jauh lebih indah daripada kedamaian.
2. Kondisi sekarang sudah kondusif, mengharapkan  Tanah Bumbu selalu dijaga kondisinya dengan menjaga toleransi, menghormati perbedaan agama dan keyakinan.

Kamipun menghimbau keikutsertaan anggota organisasi dalam pelaksanaan pemilu serentak 2019 mulai dari terdaftarnya sebagai pemilih sampai keikutsertaan pemilu  tanggal 17 April 2019 (tidak ada golput).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *